Kita sepakat bahwa Tuhan-lah satu-satunya pencipta alam raya beserta penghuninya dan menciptakan malaikat-malaikat sebagai staf professional yang mengelola. Tuhan juga yang memimpin siklus kehidupan dengan sistem Kingdom of the God miliknya, yang dengannya segala perencanaan kehidupan tak pernah meleset bahkan fail. Meskipun Ia maha perkasa dan berkuasa penuh terhadap seluruh kehidupan, Ia tak semena-mena terhadap mahluk bahkan terkesan memanjakan, pun terhadap yang tak menyebah.

Tidaklah mungkin bagi Tuhan menciptakan mahluk tanpa menciptakan rejeki sebagai penopang hidup, karena tidaklah mungkin bagi Tuhan yang Esa itu mempunyai sifat Penyia-nyia.

Walaupun terkesan dimanja, tak patut bagi seorang mahluk bermalas-malasan dan berdalih bahwa Tuhan menjamin tiga perkara yaitu Jodoh, Rejeki dan Umur. Untuk mendapatkan hal itu haruslah dengan usaha disertai doa, karena kedatangannya tidak bisa dibayangkan seperti datangnya pesanan take a way pizza hut yang tiba-tiba datang di depan pintu rumah. Pun, untuk mendatangkan pizza hut, harus melalui proses pemesaran via hotline lalu membayar harganya, dan semua itu merupakan serangkaian usaha mempertahankan hidup.

Untuk bisa dikatakan hidup, seorang manusia perlu mengusahakan dirinya menjadi mahluk pioneer seperti yang disebutkan oleh Tuhan bahwa manusia-lah sebaik-baiknya ciptaan. Manusia pioneer berarti memiliki sistem hidup yang mapan dalam keterkaitan hubungannya dengan Tuhan, mahluk lain dan dirinya sendiri. Kemapaman hidup dengan Tuhan berarti kemapaman Iman yang diaplikasikan dalam bentuk ketaatan dan tidak menyekutukan-Nya dalam bentuk sekecil apapun.

Sementara kemapaman hidup dengan mahluk lain atau biasa disebut sebagai kemapaman interaksi sosial berarti kemapaman kasih sayang dan saling mengerti yang diaplikasikan ke dalam bentuk interaksi ramah yang mengedapankan kepentingan orang banyak tanpa harus mengorbankan kepentingan pribadi yang fundamental. Karena, bagaimanapun, kemapaman hidup tidak luput dari hubungan baik antara diri kita sendiri, terkhusus kemapaman kesehatan. Ini menjadi penting karena suatu saat, Tuhan akan meminta pertanggung jawaban atas organ-organ tubuh yang dititipkan kepada setiap diri manusia.

Menjadi hidup sebagai mahluk pioneer berikut usaha-usaha keras untuk mewujudkanya, perlu adanya pengelolaan cara kerja gigih/rajin dan cerdas. Banyak ayat-ayat Tuhan yang mengarahkan manusia untuk berusaha dengan cara kerja gigih dan cerdas, diantaranya potongan ayat: “Supaya Kamu Berfikir” dan ayat “Dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah dengan gigih”. Dan tidaklah cukup bagi kandidat mahluk pioneer mengandalkan cara kerja keras/ gigih saja, karena bagaimanapun cara kerja cerdas akan lebih menguntungkan - low cost high outcome - , Kalau bisa menghasilkan lebih banyak dengan energi yang rendah, kenapa tidak?.

Mengenai kewajiban manusia untuk berusaha mengidupi dirinya, Soekarno, Presiden RI Pertama dalam pidatonya yang menggebu-gebu pada HUT RI VI tahun 1951 menyinggungnya serius. Isi pidatonya sebagai berikut :

Yang mau hidup harus makan, yang dimakan hasil kerja. Jka tidak makan pasti mati. Inilah undang-undangnya dunia, inilah undang-undangnya hidup. Mau tidak mau semua makhluk harus menerima undang-undang ini. Terimalah undang-undang ini dengan jiwa yang besar dan merdeka, jiwa yang tidak menengadah melainkan kepada Tuhan. Sebab kita tidak bertujuan bernegara hanya satu windu saja, kita bertujuan bernegara seribu windu lamanya, bernegara buat selama-lamanya.

Kesimpulan terpentingnya adalah tidak ada sesuatu yang benar-benar bisa diperoleh secara instan. Kalaupun ada, mungkin perlu dipastikan kembali bahwa benar-benar tiada bentuk usaha untuk mendapatkannya, meskipun itu kecil. Dan, jika dengan usaha kecil saja bisa memperoleh sesuatu hal besar, Coba bayangkan, apalah hasilnya jika usaha besar dikerjakan, dengan usaha lebih keras dan lebih cerdas. Do big to get more biggest atau be lazy and get nothing.

Jemput rejekimu dengan kerja gigih dan cerdasmu, jemput jodoh terbaikmu dengan kepribadian pioneer-mu dan Jaga kesehatanmu agar lancar ibadah di sepanjang umurmu.

اتصل بي

Email : me@mjamzuri.com
  : mjinstitute@gmail.com
  : mjamzuri@waag-azhar.or.id
Phone : 081585993344
  : 085286363344